Kamis, 02 November 2017

SURAT AL-INSHIRAH/ALAM NASRAH 94

<b>SURAT AL-INSHIRAH/ALAM NASRAH 94 y(8) AYAT 1-8 TEKT/LIRIK 8 </b><br/><br/>Februari 2012<br/><br/>Audzubillahi minasyaitan nirrajim<br/><font color="#FF8C00">Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk <br/></font><br/>Bismillahirrahmanirrahiim<br/><font color="#FF8C00">Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang<br/></font><br/>1. Alam nasyrah laka shadrak<br/><font color="#FF8C00">Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?, <br/></font><br/><br/>2. Wawadha'naa'anka wizrak<br/><font color="#FF8C00">Dan Kami telah menghilangkandaripadamu bebanmu, <br/></font><br/>3. alladzii anqadha zhahrak<br/><font color="#FF8C00">yang memberatkan punggungmu? <br/></font><br/>4. Warafa'naa laka dzikrak<br/><font color="#FF8C00">Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu . <br/></font><br/>5. Fa inna ma'al'usri yusraa<br/><font color="#FF8C00">Karena sesungguhnya sesudahkesulitan itu ada kemudahan,<br/></font><br/>6. inna ma'al'usri yusraa<br/><font color="#FF8C00">sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. <br/></font><br/>7. Fa idzaa faraghta fanshab<br/><font color="#FF8C00">Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh- sungguh (urusan) yang lain,<br/></font><br/>8. wa-ilaa rabbika farghab<br/><font color="#FF8C00">dan hanya kepada Tuhanmulahhendaknya kamu berharap.</font><br/><br/>

SURAT AL-ADIYAT;100

<b>SURAT AL-ADIYAT 100 (11)AYAT 1-11 TEKT/LIRIK<br/><br/></b>Audzubillahi minasyaitan nirrajim<br/><font color="#FF8C00">Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk <br/></font><br/>Bismillahirrahmanirrahiim<br/><font color="#FF8C00">Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang<br/></font><br/>1. Wal'aadiyaati dhabhaa<br/><font color="#FF8C00">Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,<br/></font><br/>2. falmuuriyaati qadhaa<br/><font color="#FF8C00">dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),<br/></font><br/>3. falmughiiraati shubhaa<br/><font color="#FF8C00">dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,<br/></font><br/>4. fa-atsarna bihi naq'aa<br/><font color="#FF8C00">maka ia menerbangkan debu, <br/></font><br/>5. fawasathna bihi jam'aa<br/><font color="#FF8C00">dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh<br/></font><br/>6. inna l-insaana lirabbihi lakanuud<br/><font color="#FF8C00">sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,<br/></font><br/>7. wa-innahu 'alaa dzaalika lasyahiid<br/><font color="#FF8C00">dan sesungguhnya manusia itumenyaksikan (sendiri) keingkarannya,<br/></font><br/>8. wa-innahu lihubbi lkhayri lasyadiid<br/><font color="#FF8C00">dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta .<br/></font><br/>9. Afalaa ya'lamu idzaa bu'tsira maa fii lqubuur<br/><font color="#FF8C00">Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur<br/></font><br/>10. wahushshila maa fii shshuduur<br/><font color="#FF8C00">dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,<br/></font><br/>11. inna rabbahum bihim yawma-idzin lakhabiir<br/><font color="#FF8C00">sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahuikeadaan mereka.<br/></font><br/>

AD-DHUHA 93

SURAT AD-DHUHA 93 (11) AYAT 1-11 TEKT/LIRIK

Audzubillahi minasyaitan nirrajim
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk

Bismillahirrahmanirrahiim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. Wadhdhuhaa
Demi waktu matahari sepenggalahan naik

2. wallayli idzaa sajaadan
demi malam apabila telah sunyi,

3. Maa wadda'aka rabbuka wamaa qalaa
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu

4. walal-aakhiratu khayrun laka mina l-uulaa
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan

5. Walasawfa yu'thiika rabbuka fatardaa
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamumenjadi puas.

6. Alam yajidka yatiiman faaawaa
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu.

7. Wawajadaka daallan fahadaa
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung , lalu Dia memberikan petunjuk.

8. Wawajadaka 'aa-ilan fa- aghnaa
sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

9. Fa-ammaa lyatiima falaa taqhar
Adapun terhadap anak yatim maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.

10. Wa-ammaa ssaa-ila falaa tanhar
Dan terhadap orang yang minta-minta maka janganlah kamu menghardiknya.

11. Wa-ammaa bini'mati rabbika fahaddits

Dan terhadap ni'mat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).

-----------------------------

Wirit Setelah Shalat :

KuTulis 10-Maret-2012 07:30Wib

bila ada kesalahan dalam penulisan mohon kepada pembaca untuk menala'ah Nya memperbaiki Wirid adalah apa-apa yang disusun oleh seseorang untuk dirinya untuk diamalkan setiap pagi dan petang.

Wirid-wirid ini diambil dari Al -Qur'an, Sunnah-sunnah dzikir-dzikir, shalawat- shalawat. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa dzikir adalah bagian dari wirid.

Namun demikian yang paling afdhal adalah wirid-wirid yang berasal dari Al Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, termasuk wirid yang diucapkan setelah shalat.

Diantara dzikir-dzikir yang dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk dibaca setelah shalat adalah :* Doa ini di baca setelah salam

ALLAHUMMA INNII AS- ALUKA ILMAN NAA-FI'AA, WA RIZQAN THAYYIBAA, WA 'AMALAM MUTAQABBALAAA

rtinya :

"Yaa Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizqi yang halal, dan amal shaleh yang diterima

"KETERANGAN: Hanya dibaca sekali tepat setelah shalat subuh

Dari Ummu Salamah radliallahu 'anha, beliau mengatakan: "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam setelah salam shalat subuh, beliau membaca: Allahumma innii...dst"
(HR. Ahmad 6/322, Ibnu Majah 925,*

Lalu membaca istighfar tiga kali,Disebutkan bahwa Auza'i pernah ditanya ,ia adalah salah seorang perawi hadits, bagaimana istighfarnya ? dia menjawab :"Anda katakan :

Astaghfirullah, Astaghfirullah. Astaghfirullah. "(HR. Muslim)*

Dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,bahwasanya beliau pernah berisyarat kepadanya dan bersabda:

Jika engkau selesai dari Salam shalat maghrib maka bacalah

ALLAHUMMA AJIRNII MINANNAR

(Ya Allah jauhkanlah aku dari api Neraka)sebanyak (7x). Sebab jika kamu baca doa itu kemudian kamu meninggal pada malam itu juga, maka akan ditetapkan bahwa kamu terbebas dari neraka.

Jika kamu selesai dari shalat subuh maka bacalah juga, ALLAHUMMA AJIRNII MINANNAR (Ya Allah jauhkanlah aku dari api Neraka) sebanyak (7x).

sebab jika pada hari itu kamu meninggal, maka akan ditetapkan bahwa kamu terbebas dari neraka.
(HR. MuslimIbnul Harits At Tamimi)

* Dari Tsauban radliallahu 'anhu,berkata,' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila selesai melakukan shalat beliau membaca istighfar tiga kali, dan beliau saw mengatakan

"Allahumma antas salam wa minka salamtabaarakta Ya Dzal Jalaali wal Ikram."

(Wahai Allah Engkaulah yang Maha Sejahtera dan dari-Mu lah segala kesejahteraan, segala puji bagi-Mu, Wahai Yang Maha Agung dan Maha Mulia).

* Dari al Mughirah bin Syu'bah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila selesai mengerjakan shalat beliau mengatakan,

"Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syariika Lahul Mulku wa Lahul Hamdu, Wa Huwa ' Ala Kulli Syai' in Qodiir.         Allahumma Laa Maa'ni'a Lima A' thaita Wa Laa Mu'thiya Limaa Mana'ta, Wa Laa Yanfa' u Dzal Jaddi Minkal Jadd."

Artinya :(Tidak ada Tuhan selain Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan baginya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Wahai Allah tidak ada yang bisa menghalangi atas apa yang kamu berikan dan tidak ada yang bisa memberikan atas apa yang kamu halangi.Dan tidaklah bermanfaat para pemilik kekayaan dan kekayaan itu tidaklah dapat menyelamatkannya dari-Mu dan sesungguhnya dari- Mulah segala kebaikan."
(Muttafaq ' Alaihi)

* Dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Barangsiapa setelah shalatnya BerTasbih
SubhaanAllah(maha suci Allah) (33x)

BerTahmidAlhamdulillah(segala puji bagi Allah) (33x)

BerTakbirAllahu Akbar(Allah maha besar) (33x)

lalu menyempurnakan seratus dengan:  Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syariika Lahul Mulku wa Lahul Hamdu, Wa Huwa ' Ala Kulli Syai' in Qadiir,

(Tidak ada Tuhan selain Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan baginya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.maka segala kesalahannya akan diampuni walaupun sebesar buih di lautan."
(HR. Muslim)

* Dari Sa'ad bin Abi Waqashbahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa memohon perlindungan setelah shalat- shalatnya dengan kalimat- kalimat berikut :

"Allahumma Inni A'udzu bika minal Jubni wal Bukhl, wa A' udzu bika min An Uruudaila Ardzalil ' umur, wa A'udzu bika min Fitnatid Dunia, wa A'udzu bika min Fitnatil Qubur."

(Wahai Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada sifat penakut dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari usia tua (renta), dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada- Mu daripada fitnah kubur)."
(HR. Bukhari)

* Dari Muadz radhiyallahu 'anhubahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil tangannya dan bersabda,

"Wahai Mu' adz, demi Allah sesungguhnyaaku mencintaimu." Lalu beliau bersabda," Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu'adz janganlah engkau tinggal diakhir (setelah) setiap shalat untuk mengatakan,

"Allahumma Ainni ala dzikrika, wa syukrika, wa Husni Ibadatik."

(Wahai Allah bantulah aku dengan senaantiasa mengingat-Mu, dan bersyukur kepada-Mu dan ibadah yang baik)"
(HR, Abu Daud)

Lalu beliau membacaAyat Kursi,Setelah ayat kursi,

beliau membaca :Qul Huwallahu Ahad(Surat Al Ikhlas),

Qul A'udzu birabbil Falaq(Surat AL Falaq)

dan Qul ' Audzu birabbin Naas(Surat An Naas)

satu kali setelah shalat Zhuhur, setelah Ashar dan setelah Isya.

Dan tiga kali setelah shalat Fajar dan Maghrib. Ketiga surat ini dibaca satu kali setelah Zhuhur, Ashar dan Isya dandiulang hingga tiga kali setelah shalat Maghrib dan Fajar (Shalat Subuh)

Lalu membaca sayyidul istighfar

Allahumma anta rabbii, laa ilaha illa anta kholaqtanii,
wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatho'tu,
a'udzubika min syarrimaa shona'tu,
abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu ulaka bidza(n)bii faghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya:

:("Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tiada Ilah yang haq melainkan Engkau.

Engkau telah menciptakanku, aku adalah hamba-Mu, aku di atas perjanjian-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan amalanku.

Aku mengakui nikmat-nikmat-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku, aku mengakui dosa-dosaku. Ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa- dosaku melainkan Engkau.")

Maka barang siapa yang mengucapkannya di waktu pagi dan meyakininya, lalu dia mati pada harinya itu sebelum petang, maka dia termasuk penghuni Surga.

Dan barang siapa yang mengucapkannyadi waktu petang dengan meyakininya, lalu dia mati pada harinya itu sebelum pagi, maka dia termasuk penghuni Surga."
(Hadits Shahih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari: 6306 dan 6323, at- irmidzi: 3393, an-Nasa'i: 5522)

Kemudian Berdoa : ALLAHUMMA BIKA AMSAI-NAA WA BIKA ASH-BAHNAA WA BIKA NAHYAA WA BIKANAMUUTU WA ILAIKAL MASHIIR

Artinya : "Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dan dengan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati. Dan hanya kepadaMu tempat kembali"

Keterangan :

Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, beliau berkata: Ketika masuk waktu pagi, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa membaca: "Allahumma bika ashbahnaa.... dan ketika sore beliau membaca: "Allahumma bika amsainaa...."
(HR. At Tirmidzi 3391)

setelah dzikir-dzikir diatas dan setelah ayat kursi. juga di tambah jikir,disebutkan dalam hadist, kethui lah jikir adalah yang paling utama :

Laillaha ilallah.. 100 kali#

Amalan Ringan, Berat di Timbangan-nya#

Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Ada dua kalimat yang dicintai Ar Rahman(Allah), ringan di lisan dan berat di timbangan yaitu :

Subhaanallah wa bihamdih - subhaanalalahil 'azhiim

Maha suci Allah segala pujian, Maha suci Allah yang Maha Agung..

di baca sebnyak-banyak nya 100x lebih baik(HR. Bukhari dan Muslim)_

Kemudian membaca Doa ini : ASTAGHFIRULLAH WA ATUUBU ILAIIH 100x

Artinya :Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya Hadis Selengkapnya:

Dari Aghor bin Yasar Al Muzanni radliallahu 'anhu, bahwa beliau mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"

Wahai para manusia, bertaubatlah kepadaAllah!! sesungguhnya aku bertaubat kepadaNya 100 kali dalam sehari."
(HR. Al Bukhari & Muslim)

Lalu Bershalawat minimal 10x Dan Masih Banyak Wirid-Wirid yang lain,

semoga kita dapat mengamalkanya.. Aamiin

ust; Sigit Parnowo Lc
Eramuslim.com
Join. saffar.xtgem.com

Bagaimana Cara Menjama' Shalat?


29-nopember-2015

Soal:

Assalamualaikum Ustadz, cara shalat dijama itu bagaimana? Kalau dari niatnya bagaimana,apa shalatnya dua rakaat saja atau seperti shalat biasa?

Jawab:

Wa'alaikumus Salam Warahmatullah.

Shalat jama' adalah menggabungkan dua shalat di satu waktu. Berlaku pada shalat Dzuhur-Ashar dan Magrib-‘Isya. Apabila dikerjakan di waktu awal disebut jama’ taqdim.

Bila dikerjakan di waktuakhir disebut jama’ takhir.

Misal: shalat Dzuhur dan Ashar dikerjakan di waktu dzuhur disebut Jama’ takdim.

Jika dikerjakan diwaktu‘Ashar disebut jama’ takhir.

Caranya, shalat Dzuhur dahulu, selesai, lalu shalat ‘Ashar.

Jika hanya jama’ saja, misal dari bepergian dan sampai rumah sudah masuk waktu ‘Ashar maka ia shalat Dzuhur 4 rakaat, lalu shalat‘ Ashar 4 rakaat.

Jika sampai rumahnya waktu ‘Isya, maka ia shalat Maghrib 3 rakaat lalu shalat Isya’ 4 rakaat.

Jika jama’nya diperjalanan dan dia masih dalam keadaan safar, maka dia shalat dengan qashar.

Yaitu meringkas shalat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Misalnya dia sedang dalam kondisi safar(bepergian), ia shalat Dzuhur 2 rakaat, salam, dilanjutkan shalat ‘Ashar 2 rakaat.

Sedangkan pada Maghirb-‘Isya, ia shalat Maghrib 3 rakaat, salam, lalu shalat ‘Isya 2 rakaat.

Wallahu A’lam.

voa-islam.com
Join. Saffar.xtgem.com

Tata cara shalat Idul Fitri Menurut Hadis Sahih

Diposting oleh safar pada 21:08, 18-Agu-2012

Tata cara shalat Idul Fitri Menurut Hadis Sahih

1. Takbir ketika shalat Idul FitriTakbiratul ihram di rakaat pertama lalu membaca doa iftitah, kemudian bertakbir tujuh kali. Di rakaat kedua, setelah takbir intiqal, berdiri dari sujud, kemudian bertakbir lima kali.

Dari Aisyah radhiallahu 'anha, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertakbir ketika Idul Fitri dan Idul Adha; di rakaat pertama sebanyak tujuh kali takbir dan di rakaat kedua sebanyak lima kali takbir selain takbir rukuk di masing-masing rakaat."
(H.r. Abu Daud dan Ibnu Majah)

*. Mengangkat tangan ketika takbir tambahanSyekh Ali bin Hasan Al-Halabi mengatakan, "Tidak terdapat riwayat yang sahih dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau mengangkat kedua tangan setiap takbir shalat id."
(Ahkamul Idain, hlm. 20)

Akan tetapi, terdapat riwayat dari Ibnu Umar bahwa beliau mengangkat kedua tangan setiap takbir tambahan shalat id.
(Zadul Ma'ad, 1:425)

Al-Faryabi menyebutkan riwayat dari Al-Walid bin Muslim, bahwa beliau bertanya kepada Imam Malik tentang mengangkat tangan ketika takbir-takbir tambahan. Imam Malik menjawab,

"Ya, angkatlah kedua tanganmu setiap takbir tambahan "(Riwayat Al-Faryabi; sanadnya dinilai sahih oleh Al- Albani)

Keterangan:Takbir tambahan: Takbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama, dan sebanyak 5 kali pada rakaat kedua.

*. Zikir di sela-sela takbir tambahan Syekh Ali bin Hasan Al-Halabi mengatakan, "Tidak terdapat riwayat yang sahih dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang zikir tertentu di sela- sela takbir tambahan."
(Ahkamul Idain, hlm. 21)

Meski demikian, terdapat riwayat yang sahih dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu; beliau menjelaskan tentang shalat id," Di setiap sela-sela takbir tambahan dianjurkan membaca tahmid dan memuji Allah."
(H.r. Al-Baihaqi;dinilai sahih oleh Al- Albani)

Ibnul Qayyim mengatakan, "Disebutkan dari Ibnu Mas'ud bahwa beliau menjelaskan, '(Di setiap sela-sela takbir, dianjurkan) membaca Alhamdullilah,memuji Allah, dan bersalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.'"
(Zadul Ma'ad, 1:425)

7. Bacaan ketika shalat Idul Fitri Setelah selesai bertakbir tambahan,membaca ta'awudz, membaca Al-Fatihah, kemudian membaca surat dengan kombinasi berikut:

Surat Qaf di rakaat pertama dan surat Al-Qamar di rakaat kedua.

Surat Al-A'la di rakaat pertama dan surat Al-Ghasyiyah di rakaat kedua.

Semua kombinasi tersebut terdapat dalam riwayat Muslim, An-Nasa'i, dan At-Turmudzi.4. Tata cara shalat Idul Fitri selanjutnya"

Tata cara shalat id selanjutnya sama dengan shalat lainnya, tidak ada perbedaan sedikit pun."(Ahkamul Idain, hlm. 22)

Disusun oleh; Ustadz Ammi Nur Baits

www.konsultasisyariah.com

Tatacara Sholat Jenazah

23-januari-2016

KEUTAMAAN MENGHADIRI JENAZAH, MENSHALATKANNYA , SERTA MENGHADIRI PENGUBURANNYA

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"ﻣﻦ ﺷﻬﺪ ﺟﻨﺎﺯﺓ ﺣﺘﻰ ﻳﺼﻠَّﻰ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﻠﻪ ﻗﻴﺮﺍﻁ، ﻭﻣﻦ ﺷﻬﺪﻫﺎ ﺣﺘﻰ ﺗُﺪﻓَﻦ ﻓﻠﻪ :ﻭﻣﺎ ﺍﻟﻘﻴﺮﺍﻃﺎﻥ؟ ﻗﺎﻝ :ﻗﻴﻞ."ﻗﻴﺮﺍﻃﺎﻥ )."ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺠﺒﻠﻴﻦ ﺍﻟﻌﻈﻴﻤﻴﻦ"ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺍﻟﻠﻔﻆ ﻟﻠﺒﺨﺎﺭﻱ )."

Barangsiapa menghadiri jenazah dan menyolatkannya maka dia mendapatkan (pahala) satu qirath, dan barangsiapa menghadiri jenazah, (dan menyolatkannya) , sampai jenazah dikuburkan maka dia mendapatkan (pahala) dua qirath.

"Beliau ditanya: Apakah yang dimaksud dengan dua qirath?Beliau menjawab: "Yaitu seperti dua gunung yang besar."
[hadits muttafaq 'alaihi, dengan lafazh Al-Bukhary].

TATACARA SHALAT JENAZAH

Bertakbir dengan empat kali takbir, dan mengangkat tangan pada setiap kali takbir, menurut pendapat yang kuat. Bertakbir pada takbir yang PERTAMA,

lalu berta'awwudz (membaca A'udzubillahi minasy syaithanir rajim),

kemudian membaca surat Al-Fatihah, tanpa membaca do'a iftitah, menurut pendapat yang kuat.

Bertakbir pada takbir yang KEDUA, lalu membaca shalawat nabi, dengan bacaan

:ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻛَﻤَﺎ ﺻَﻠَّﻴْﺖَ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢَ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫٍﻴﻢَ ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺎﺭَﻛْﺖَ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢَ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢَ ﺇِﻧَّﻚَ ﺣَﻤِﻴﺪٌ ﻣَﺠِﻴﺪ

ٌAllahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kama shallaita 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim Wabaarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarakta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka Hamiidun Majiid."

(Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada Ibraahiim dan keluarga Ibraahiim Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibraahiim dan keluarga Ibraahiim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia).

Bertakbir pada takbir yang KETIGA, untukdoa ada baberapa pilihan silahkan dipilaih yang mana karena semuanya sahih: "Pertama

:ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻪُ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻪُ ...

""Allahummaghfir lahu warhamhu ..."

(Ya Allah, ampunilah dia, sayangilah dia...)

do'a ini secara terperinci.Doa ke dua :"Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu,(Ya Allah, ampunilah dia, sayangilah dia, selamatkanlah dia, dan ma'afkanlah dia,

Doa ke Tiga :

"Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu wawassi' madkhalahu, waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal baradi,wa naqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaytats tsaubal abyadha minad danas,wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi,wa zaujan khairan min zaujihi, wa adkhilhul jannah wa a'idzhu min 'adzaabilqabri wa 'adzaabin naar."

(Ya Allah, ampunilah dia, sayangilah dia, selamatkanlah dia, dan ma'afkanlah dia, muliakanlah tempat persinggahannya , lapangkanlah tempat masuknya (kuburannya),bersihkanlah dia dengan air, salju, & air dingin, sucikanlah dia dari kesalahannya sebagaimana Engkau mensucikan pakaian putih dari kotoran,gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, istri yang lebih baik dari istrinya, masukkanlah dia ke dalam surga, lindungilah dia dari siksa kubur & siksa neraka).HR.Muslim

.ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ ﺍﻓْﺴَﺢْ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﻗَﺒْﺮِﻩِ ﻭَﻧَﻮِّﺭْ ﻟَﻪُ ﻓِﻴﻪِ (ﻣﺼﻨَّﻒ ﺍﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺷﻴﺒﺔ) "

Allahummafsah lahu fii qabrihi
wa nawwir lahu fiihi."(Hadits ini terdapat pada kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).(Ya Allah, luaskanlah baginya di dalam kuburannya, dan berilah dia cahaya di sana).

Jika Jenazahnya perempuan, maka ucapkanlah

:ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻬَﺎ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻬَﺎ ﻭَﻋَﺎﻓِﻬَﺎ ﻭَﺍﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ...

"Allahummaghfir lahaa warhamhaa wa 'aafihaa wa'fu 'anhaa ..."

Jika Jenazahnya banyak, maka ucapkanlah

:ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻬُﻢْ ﻭَﻋَﺎﻓِﻬِﻢْ ﻭَﺍﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ...

"Allahummaghfir lahum warhamhum wa 'aafihim wa'fu 'anhum ..."

Jika jenazah anak kecil, maka ucapkanlah do'a:

ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ ﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟَﻨَﺎ ﻓَﺮَﻃًﺎ ﻭَﺳَﻠَﻔًﺎ ﻭَﺃَﺟْﺮًﺍ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ))

"Allahummaj'alh u lanaa farathan wa salafan wa ajran."

(Ya Allah, jadikanlah anak ini sebagai tabungan, pendahulu & pahala bagi kami).

Bertakbir pada takbir yang KEEMPAT, laludiam sebentar, kemudian salam ke kanan dengan satu kali salam. Atau bisa juga (sebelum salam) melanjutkanya dengan berdo'a:

"ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻭَﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ""

Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanatanwa fil-aakhirati hasanatan wa qinaa 'adzaaban naar."(Ya Allah, berikanlah kepada kami di dunia ini kebaikan, dan di akhirat kebaikan, serta jagalah kami dari siksa neraka).

sumber: channel@kilauan cahay

saffar.xtgem.com

Bakti Kepada OrangTua Yang Sudah Meniggal Dunia

Berbakti kepada orangtua yg sudah meninggal dunia Dpt dilakukan dgn berbagai cara. Salah satunya dgn mendoakan dan beristighfar memohon amp...